Deddy Subiantoro – Sifat Tepo Seliro Modal Sukses Berbisnis

Tropis GroupBLOG0 Comments

Deddy Subiantoro

HAMPIR sebagian pengusaha yang meneruskan jejak usaha keluarga mereka mengatakan, meneruskan estafet kepemimpinan usaha yang di wariskan jauh lebih sulit ketimbang memulainya sendiri. Sebab tanggung jawab dipikul jauh lebih besar, mengingat jika tak bisa mempertahankan dan mengembangkan, mereka akan di anggap gagal dan dicaci seumur hidup oleh keluarga.

Petikan kalimat diatas ini mungkin memang benar adanya, sebab dirasakan langsung oleh sang Bendahara Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kota Banjarmasin bernama lengkap H Deddy Subiantoro S Kom.

Di warisi bisnis pengelolaan jasa klening servis yang sudah cukup besar pada 2001 lalu, tak membuat dirinya langsung bisa santai ongkang-ongkang kaki. Sebab waktu itu ia harus menanggung beban semuanya tersebut sendiri, karena ayahnya tak bisa lagi beraktifitas normal seperti biasa karena menderita stroke mendadak.

“Sempat bingung mengelolanya, karena langsung dipercayakan sendiri tanpa dilatih sebelumnya. Sebab saya sebelumnya hampir tak pernah ikut campur pada usaha ini karena waktu itu saya lebih memilih berwiraswasta sendiri dengan menjadi fotografer keliling di Malang bersama isteri,” kenang Wakil Sekretaris Bidang Hukum dan HAM DPD Golkar Kota Banjarmasin itu.

Deddy mengatakan, perlu dua tahun baginya melakukan penyesuaian untuk membuat usaha keluarga ini keluar dalam jerat kesusahan karena ditinggalkan dalam kondisi hampir failed oleh ayahnya karena tak terurus lagi semenjak terkena stroke. Bahkan dalam periode dua tahun itu ia pernah sempat frustasi karena merasa gagal mempertahankan dan mengeluarkan usaha sang ayah dari kesusahan.

“Untungnya keluarga dan isteri tak pernah berhenti memotivasi dalam keadaan itu. Saya tentunya berhutang banyak pada mereka, sebab merekalah yang membuat saya tetap kuat untuk tetap mengusahakan berbagai cara agar usaha yang di wariskan kembali maju dan berkembang,” kata ayah empat anak itu.

Kini tak hanya berhasil mengeluarkan usahanya dari jerat keterpurukan, usaha cleaning servis di bawah bendera Tropis Group milik keluarga Dedy pun berkembang pesat menjadi perusahaan outsorsing yang tak hanya fokus menyediakan SDM cleaning servis, namun berkembang hingga profesi lainnya.

Tercatat hingga 2015 ini, perusahaannya sudah memiliki rekanan hingga 50 perusahaan lebih, baik lokal, nasional hingga internasional. Dengan jumah pekerja yang disuport pihaknya hingga mencapai ribuan orang.

“Tak hanya outsorsing, Tropis Group juga kini memiliki pengembangan usaha lain. Seperti jasa travel and tour, kontraktor hingga pengelolaan parkir,” tambah alumnus Sekolah Tinggi Infomatika Komputer Indonesia Malang tersebut.

 

Source : http://golkarbanjarmasin.com/2018/01/14/deddy-subiantoro-terima-mandat-bentuk-apklindo/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *